Tujuan

Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) yang berdiri sejak 2002 di Kota Bandung, adalah perguruan tinggi yang didirikan dengan visi untuk mendidik calon pemimpin masa depan yang membawa dampak bagi masyarakat. Program studi-program studi yang diselenggarakan ITHB diproyeksikan memiliki prospek sangat baik di masa depan karena tingkat kebutuhan pasar yang terus meningkat. Kini, berkat dosen, kurikulum, dan metode pembelajaran yang terus disempurnakan sesuai kebutuhan dunia, ITHB telah dikenal sebagai perguruan tinggi yang lulusannya memiliki karier global di jalur cepat.

Kami terus bertekad menyumbangkan kemampuan dan sumber daya kami untuk membantu generasi muda menemukan tujuan hidupnya, termasuk juga mereka yang mengalami kesulitan dari segi ekonomi. Salah satunya adalah dengan meluncurkan Beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB) pada tahun 2016 dan dilanjutkan terus sampai tahun 2019 ini. Setiap tahun diterima sekitar 50 mahasiswa baru GGB untuk berkuliah di kampus ITHB (Strata-1/S-1) dan mereka mendapat beasiswa penuh selama 8 semester. Beasiswa 100% biaya kuliah ini diberikan dalam rangka mempersiapkan pemimpin-pemimpin Kristen yang siap menjadi terang di tengah masyarakat, seperti yang telah dibuktikan ribuan lulusan ITHB di berbagai belahan dunia.

Gerakan gereja belajar 2019

Beasiswa Gerakan Gereja Belajar kembali hadir tahun 2019 ini untuk diberikan kepada 50 calon mahasiswa potensial yang aktif melayani, perlu dibantu secara finansial, dan berprestasi secara akademis dari seluruh gereja di Indonesia. Beasiswa diberikan untuk kuliah Sarjana (S-1) di ITHB mulai tahun akademik 2019-2020.

Ada lima tahap yang perlu dilalui untuk setiap penerima beasiswa GGB 2019 ini. Tahap pertama dimulai dengan mendaftar. Tahap selanjutnya adalah mengikuti online assessment. Dalam online assessment, peserta akan mengerjakan soal-soal logika, matematika, analisis, dan bahasa Inggris. Selain itu, setiap peserta diwajibkan untuk mengikuti tes kepribadian secara online. Di tahap berikutnya, peserta diwajibkan  mengirimkan essay. Topik essay akan diberikan lewat email. Setiap peserta yang lolos di tahap ini akan diundang untuk mengikuti wawancara secara online. Bagi setiap peserta yang melewati tahap wawancara dan dinyatakan berhak menerima beasiswa GGB, maka akan diminta untuk melengkapi dokumen.

Sejak tahun 2016-2018, telah diterima mahasiswa dari berbagai kota dari seluruh provinsi di Indonesia, dan dari berbagai denominasi gereja. Kami menyaksikan bagaimana mereka bertumbuh menjadi mahasiswa yang mengetahui tujuan hidup dan tekun membentuk diri sendiri agar siap melayani masyarakat di mana mereka berada. Ini dapat terjadi karena mereka tidak hanya belajar di bidang akademik, tapi juga dibekali dengan soft skills dan kerohanian di Kampus ITHB.

Di tahun 2016, dari 500 lebih pendaftar terpilih 56 penerima beasiswa yang berasal dari 18 provinsi dengan 35 kota dan 35 denominasi gereja. Di tahun 2017, dari 650 lebih pendaftar terpilih 56 penerima beasiswa yang berasal dari 19 provinsi dengan 58 kota dan 44 denominasi gereja. Di tahun 2018, dari 400 lebih pendaftar terpilih 42 penerima beasiswa yang berasal dari 12 provinsi dengan 22 kota dan 25 denominasi gereja. Total beasiswa GGB untuk tahun 2016-2018 mencapai 18 milyar rupiah. Untuk tahun 2019, kami menargetkan ada 50 penerima beasiswa GGB dari seluruh Indonesia.

Untuk melihat siapa dan dari mana penerima beasiswa GGB sejak tahun 2016-2018, silahkan download Album Biodata Penerima GGB di bawah ini.

Album Biodata Penerima GGB 2018

Silahkan download di sini.


Album Biodata Penerima GGB 2017

Silahkan download di sini.


Album Biodata Penerima GGB 2016

Silahkan download di sini.


Mahasiswa penerima beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB) tidak hanya berprestasi di dalam kampus seperti meraih Indeks Prestasi 4, tapi juga di luar kampus. Level prestasinya pun bukan hanya lokal, namun sudah sampai bergaung di level nasional, seperti menyelenggarakan konferensi perdana Jaringan Persekutuan Mahasiswa Kristen Indonesia (JPMKI) dan memenangkan lomba-lomba di tingkat nasional. Berikut beberapa prestasi mahasiswa GGB di luar kampus.

Deklarasi Jaringan Persekutuan Mahasiswa Kristen Indonesia
FOTO BERSAMA JPMKI

Jaringan Persekutuan Mahasiswa Kristen Indonesia (JPMKI) adalah sebuah jaringan yang terdiri dari berbagai Persekutuan Mahasiswa Kristen dari 65 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di seluruh Indonesia. JPMKI memiliki visi untuk menjadi wadah pembinaan rohani dan kebangsaan bagi para mahasiswa Kristen agar mereka memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan menuju cita-cita Indonesia yang adil dan makmur, yakni Indonesia yang sejahtera serta menjunjung tinggi kebhinnekaan, kesetaraan, anti-diskriminasi dan anti-radikalisme.

Kepanitiaan Deklarasi JPMKI pada Sabtu, 17 Maret 2018 sebagian besar berasal dari mahasiswa Gerakan Gereja Belajar ITHB. Pada acara ini hadir berbagai tokoh Kristen dan kebangsaan seperti Pdt. Dr. Nus Reimas, Ir. Henry Feriadi, M.Sc., Ph.D., Dr. Ir. Samuel Tarigan, M.B.A., Dr. (H.C.) Jonathan Limbong Parapak, M.Eng.Sc., dan Dr. Ir. Budi Setiamarga. Perwakilan dari pemerintah adalah Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, MP selaku Direktur Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Acara deklarasi tersebut dihadiri lebih dari 300 orang perwakilan PMK seluruh Indonesia, termasuk perwakilan dari ITB, UPI, UGM, IPB, UNPAD, UNNES, Universitas Sebelas Maret, UK Duta Wacana, UK Satya Wacana, ITN Malang, Universitas Negeri Yogyakarta, UNLA, STT Jakarta, UKRIDA, UPN Veteran Yogyakarta, ITHB, UPH, Universitas Kristen Maranatha, Telkom University, Itenas, Widyatama, Binus, dan Universitas Cendrawasih, dengan total 65 kampus dari seluruh pulau besar di Indonesia.

Natal Jaringan Persekutuan Mahasiswa Kristen Indonesia 2018
Perayaan Natal JPMKI 2018 02

Pada tanggal 5 Desember 2018 kemarin di Glorious Hall, Kiara Condong – Bandung, lebih dari 1500 anggota JPMKI dari berbagai universitas, di antaranya ITB, Universitas Parahyangan, Universitas Kristen Maranatha, Universitas Padjajaran, Universitas Telkom, UNIKOM, ITENAS, Universitas Widyatama, Institut Teknologi Harapan Bangsa dan Harapan Bangsa Bussines School menghadiri perayaan Natal Bersama dengan tema “Shine As One: Mahasiswa Kristen Indonesia Bersatu Membawa Terang Kristus Membangun Bangsa.”

Natal Bersama ini bertujuan agar mahasiswa Kristen memiliki panggilan dan tanggung jawab untuk memajukan bangsa, memberitakan kebenaran dan terang Injil di tengah-tengah bangsa Indonesia serta terus bersatu dan berjejaring supaya memiliki kekuatan untuk membangun bangsa.

Pengkhotbah dalam perayaan Natal Bersama ini adalah Pendeta Dr. Nus Reimas yang merupakan Ketua Umum Persekutuan Gereja dan Lembaga Injili Indonesia (PGLII). Natal bersama juga dimeriahkan penampilan spesial Billy Simpson dari Jakarta Praise Community Church (JPCC), pemenang The Voice Indonesia Musim Pertama.

Dengan diadakannya Perayaan Natal Bersama, JPMKI akan terus eksis dan mampu membawa dampak positif bagi setiap pemuda dan pemudi Kristen Indonesia untuk turut berpartisipasi membangun bangsa Indonesia yang lebih baik lagi. Dan sebagai langkah ke depan, JPMKI akan memperluas kegiatannya ke wilayah-wilayah lain di Indonesia.

Juara Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional
invent

Mahasiswa Media & Internet Technology dan Mobile Technology Institut Teknologi Harapan Bangsa, sebagian di antaranya mahasiswa Gerakan Gereja belajar (GGB), berhasil memukau juri dalam Kompetisi Inovasi INVENTION di Universitas Udayana, Bali, 19 Mei 2018. Tiga tim ITHB seluruhnya masuk final TOP 10 bahkan meraih Juara 1 dan 2 dengan judul “Chatbox Antihoax Berbasis Web Scrapping” dan “Plastico: Tempat Sampah Plastik Pintar”. (ki-ka : Khatlyn, Yulius, Evan, Felicia, Jason, Gevyo). Mereka menyisihkan berbagai tim unggulan yang tangguh dari ITS, UNY, Universitas Negeri Surabaya, dan Universitas Udayana.

Testimoni Pendeta

Banyak pendeta dari berbagai denominasi gereja memberikan apresiasi terhadap peluncuran dan pelaksanaan beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB). Berikut ini salah satu testimoni Pdm. Dr. Ir. Bob Foster, M.M.

Pdm. Dr. Ir. Bob Foster, M.M.

Ketua Biro Pendidikan Umum Departemen Pendidikan dan Latihan GBI

“ITHB sudah lama menggagas ini (GGB) dengan suatu komitmen, pantas kita dukung karena memberikan kualitas yang membanggakan. Bukan hanya di Indonesia, tapi juga mancanegara.”


Testimoni Mahasiswa

Mahasiswa penerima beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB) mengalami transformasi kehidupan baik secara akademik, personal, dan hubungan spiritual mereka dengan Tuhan. Berikut ini beberapa testimoni dari ratusan mahasiswa penerima beasiswa GGB.

Faeri Grace

Alumnus SMA Negeri Unggulan Sukma Nias

Gereja Jemaat BNKP Hosiana

Akuntansi 2016

“Saya benar-benar bersyukur masuk ITHB, di tempat ini saya menemukan tujuan hidup saya yaitu menjadi terang di marketplace dan menjadi berkat bagi banyak orang oleh sebab itu saya menjadi semakin bersemangat.”


Kevin Owen

Alumnus SMA Fransiskus Bandar Lampung

GBI Bandar Lampung

Media & Internet Technology 2017

“Kampus ITHB sangat istimewa bagi saya. Mahasiswa baru bisa menjadi finalis lomba karya Tulis ilmiah nasional dan meraih IP sempurna, yaitu 4.”


Kevin Juan

Alumnus SMA Negeri 97 Jakarta

Gereja Bethel Pembaruan

Supply Chain Management 2016

“ITHB memberikan bekal kepada saya tentang bagaimana merancang karier saya serta memiliki tujuan hidup yang jelas dan dosen dosen di ITHB memberikan pengajaran yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.”


Solideo Glora

Alumnus SMA Lentera Harapan Kupang

GKI Sesawi

Manajemen 2016

“Di ITHB selain diajarkan tentang akademis tetapi juga diajarkan tentang Kasih Tuhan dan bagaimana membangung hubungan dengan Tuhan yang saya yakin tidak akan didapatkan di kampus-kampus lain.”


Tabita Parley

Alumnus SMA Negeri 3 Palembang

Gereja Mawar Sharon Palembang

Supply Chain Management 2016

“Saya tidak menyangka dengan pengajaran yang saya dapat dari ITHB dapat membuat saya bersaing dan menjadi yang terbaik, terbukti dengan ketika saya melakukan kerja praktik di salah satu perusahaan logistik terbesar. Atasan saya sangat puas dengan kinerja saya.”


Ebenezer Tarigan

Alumnus SMA Negeri 1 Tigabinanga

GBKP Tigabinanga

Teknik Industri 2016

“Berkuliah di Bandung adalah impian saya sejak dulu. Beasiswa GGB mewujudkan impian saya.”


Febe Gracela

Alumnus SMA Budi Mulia Bogor

GSJA Betlehem Bogor

Supply Chain Management 2016

“Setelah menjadi mahasiswa GGB, saya bersyukur atas semua Karunia Tuhan yang saya terima. Termasuk pencapaian yang telah saya dapatkan di dalam bidang akademik, Puji Tuhan saya selalu mencapai IP semester diatas 3,00.”


Josua Oktavianus

Alumnus SMA Santa Maria 2 Bandung

Bethany Jesus The Center

Supply Chain Management 2016

“Menurut saya ITHB adalah kampus yang berintegritas, karena apa yang saya dapatkan sesuai dengan apa yang ITHB tawarkan, mulai dari pengajarannya, dosen, kegiatan rohaninya membuat saya benar-benar puas.”


Immanuel Fellicia Maranatha

Alumnus SMA Katolik MGR Soegijapranata Lumajang

GBI Sepenuh Lumajang

Media & Internet Technology 2017

“Lewat pendidikan di ITHB dan bimbingan para dosen, sebagai mahasiswa tahun pertama dapat menjadi juara satu nasional lomba karya tulis ilmiah di Udayana, Bali.”


Stanley Evan William

Alumnus SMA Negeri 1 Majalaya

GPSDI Majalaya

Akuntansi 2018

“ITHB menolong saya untuk menempatkan Tuhan sebagai yang terutama. Dengan demikian, hidup saya menjadi lebih berarti.”


Marina Kristiana Sebayang

Alumnus SMA Swasta St. Thomas 3 Medan

Gereja Katolik St. Fransiskus

Akuntansi 2017

“Di ITHB setiap minggunya diadakan ibadah bersama, sehingga kerohanian saya semakin dibentuk.”


Ivena Jane Budiyono

Alumnus SMA Kristen Rehoboth Bandung

GPPI Glori

Supply Chain Management 2017

“Bersyukur dapat kuliah di ITHB lewat beasiswa GGB. Lewat pelajaran dan bimbingan rohani, karakter saya semakin mirip dengan Kristus.”


Aprillia Santoso

Alumnus SMA Negeri 6 Cimahi

GKPB Fajar Pengharapan Bandung

Akuntansi 2016

“Di ITHB kita diajarkan untuk peka akan tujuan kita di dalam Tuhan, dan yang pastinya menjadi berkat dimanapun kita berada.”


Michelle Agnes

Alumnus SMAK 2 BPK Penabur Bandung

GKI Guntur Bandung

Desain Komunikasi Visual 2018

“Staf-staf di ITHB mulai dari satpam, cleaning service-nya, bahkan akademiknya sangat ramah dan sopan, saya merasa ada kekeluargaan disini.”


Elica Simamora

Alumnus SMA Negeri 1 Majalengka

GPI Majalengka

Manajemen 2016

“Saya merasa pimpinan ITHB khususnya bapak Rektor sangat peduli terhadap mahasiswa, tidak hanya mengajar kami di dalam dan di luar kelas, beliau juga memberikan waktunya untuk membimbing kami. Jadi ITHB tidak hanya mempersiapkan calon pemimpin bangsa yang tidak hanya mempedulikan dirinya sendiri tetapi juga peduli bagi bangsa dan negaranya.”


Anita Simbolon

Alumnus SMK Swasta Farmasi Arjuna Laguboti, Sumatera Utara

Gereja Kristen Luther Indonesia (GKLI)

Manajemen 2016

“Di sini saya mendapatkan pelajaran yang sangat berharga. Lewat kegiatan ibadah yang ada di ITHB saya lebih mengerti tentang apa arti kebenaran yang memerdekakan. Selain itu karena kegiatan di kampus ITHB sangatlah banyak, wawasan saya pun semakin bertambah di bidang keorganisasian dan pastinya itu akan sangat berguna untuk saya saat sudah bekerja nanti.”


Enjellia Sihombing

Alumnus SMA 55 Asia Afrika Bandung

Gereja Anglikan St. Peter Bandung

Manajemen 2016

“Melalui beberapa kegiatan GGB saya terdorong untuk memiliki mimpi bahwa saya juga harus bisa memberkati dan membantu orang lain seperti apa yang telah saya terima. Kini saya juga jadi mengerti bahwa Tuhan telah menyiapkan hal yang jauh lebih dari apa yang saya harapkan, sehingga saya tidak perlu takut untuk bermimpi lagi.”


Ivan Iktiar Hura

Alumnus SMA Negeri Unggulan Sukma Nias

Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) Ma’u

Supply Chain Management 2017

“Beasiswa GGB ini bukan hanya sekedar beasiswa, tetapi kami dipersiapkan untuk dapat berkontribusi membawa perubahan bagi bangsa ini. Dan sebuah kebanggaan tersendiri saya dapat menjadi bagian dari Deklarasi Jaringan Persekutuan Mahasiswa Kristen Indonesia (JPMKI) yang dihadiri oleh kurang lebih 300 mahasiswa Kristen dari 65 kampus yang ada di Indonesia.”


Ircko Krisdiyanto

Alumnus Yayasan Perguruan SMA Advent Cirebon

Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh

Akuntansi 2016

“Seluruh mahasiswa ITHB dididik untuk mengenal identitas diri yang sebenarnya dan menuntun kita kepada ajaran – ajaran kasih karunia. Selain dosennya yang ramah, Rektor di ITHB juga sangat berbeda, karena beliau mau turun langsung untuk mengajar baik dalam kelas maupun di luar kelas.”


Tamara Parley

Alumnus SMA Negeri 3 Palembang

Gereja Mawar Sharon Palembang

Supply Chain Management 2016

“Di ITHB saya selalu diajarkan untuk disiplin dan kerja keras, ITHB juga tidak hanya mengundang narasumber-narasumber yang tidak hanya relevan di bidang akademik namun mereka juga relevan secara bidang kerohanian, jadi ITHB tidak hanya mengajarkan dari sisi pelajaran saja tetapi juga mengajarkan pengalaman dari orang-orang yang sukses.”


Sesuai dengan tujuan GGB untuk mempersiapkan pemimpin-pemimpin Kristen yang siap menjadi terang di tengah masyarakat dan perlu dibantu secara keuangan, maka syarat-syarat pendaftaran Beasiswa GGB adalah sebagai berikut.

Syarat & Ketentuan
  1. Calon mahasiswa adalah jemaat aktif dan melayani serta perlu dibantu secara keuangan, yang dibuktikan dengan surat rekomendasi Gereja (dimana pendaftar berjemaat) dan ditandatangani oleh Gembala serta distempel Gereja setempat. Surat rekomendasi tersebut harus menjelaskan bahwa pendaftar aktif dalam pelayanan Gereja (misal : pengurus Youth), berkarakter baik, punya semangat dalam bekerja/pelayanan, dan kondisi keuangan pendaftar tidak mampu untuk membiayai kuliah.
  2. Calon mahasiswa yang berprestasi secara akademis (ranking 10 besar umum atau juara lomba) dibuktikan dengan surat rekomendasi sekolah dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah serta distempel Sekolah (yang dilengkapi dengan Surat Keterangan Ranking atau fotocopy legalisir Sertifikat Juara Lomba). Surat rekomendasi tersebut harus menjelaskan bahwa pendaftar berprestasi, berkarakter baik dan memiliki motivasi tinggi untuk berprestasi.
  3. Calon mahasiswa diperbolehkan melampirkan bukti mengikuti kegiatan sekolah (mis: Ekskul/ OSIS) dengan melampirkan fotokopi legalisir sertifikat kegiatan sekolah. Keaktifan dalam kegiatan sekolah ini akan menjadi nilai tambah dalam penilaian Panita GGB 2019.
  4. Calon mahasiswa memenuhi syarat administratif: lulus SMA dalam 3 tahun terakhir (tahun 2019, 2018, atau 2017).
  5. Beasiswa tersedia untuk semua program studi, namun dibatasi oleh kuota. Program studi yang tersedia adalah: Media and Internet Technology, Informatika, Sistem Informasi, Supply Chain Management, Teknik Industri, Desain Komunikasi Visual, Online Business, Manajemen, atau Akuntansi.
  6. Calon mahasiswa mengikuti online assessment dengan melampirkan surat keterangan yang menyebutkan nama dan jabatan pengawas tes dari Gereja calon mahasiswa, dilengkapi dengan tanda tangan dan stempel Gereja.
  7. Calon mahasiswa melampirkan tulisan essay dalam satu lembar kertas A4 yang menjelaskan: apa cita-cita & visi Anda untuk Indonesia, mengapa ITHB bisa membantu Anda mencapai cita-cita Anda, dan apa kontribusi Anda bagi ITHB sehingga ITHB dapat memilih Anda.
  8. Calon mahasiswa yang masuk daftar akhir seleksi akan mengikuti wawancara yang memperhatikan aspek penampilan, semangat, kepercayaan diri, dan presentasi.
  9. Calon mahasiwa melampirkan bukti mengikuti kegiatan sekolah (ekskul/OSIS), organisasi gereja (pengurus Youth), memenangkan lomba (bila ada). Keaktifan dalam kegiatan-kegiatan ini akan mendapat nilai tambah.
  10. Seleksi dilakuan berdasarkan penilaian dalam poin no 1-9 di atas. Hasil seleksi akan diumumkan pada tanggal 18 Mei 2019.

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh para calon penerima beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB).

Frequently Asked Questions (FAQ)

Untuk siapa beasiswa GGB 2019?

Beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB) 2019 adalah beasiswa yang diberikan kepada 50 calon mahasiswa potensial yang berprestasi, aktif melayani, dan perlu dibantu secara finansial, dari seluruh gereja di Indonesia untuk kuliah sarjana di Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB), Bandung mulai tahun akademik 2019-2020. Beasiswa 100% biaya kuliah ini diberikan dalam rangka mempersiapkan pemimpin-pemimpin Kristen yang siap menjadi terang di tengah masyarakat, seperti yang telah dibuktikan ribuan lulusan ITHB di berbagai belahan dunia.

Biaya apa saja yang ditanggung oleh ITHB dalam beasiswa GGB ini?

Beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB) 2019 menanggung 100% biaya kuliah hingga semester 8, kecuali: biaya skripsi, wisuda, dan sertifikasi.

Apakah ada ikatan dinas?

Setiap penerima beasiswa GGB tidak terikat ikatan dinas

Apakah boleh mendaftar jika tidak ranking di sekolah?

Salah satu syarat Beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB) 2019 adalah ranking 10 besar (kelas X-XII).

Apakah beasiswa ini untuk S2 dan S3 juga?

Beasiswa GGB hanya diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang akan menempuh pendidikan S1.

Apakah ada fasilitas asrama bagi penerima beasiswa GGB?

Kami tidak memberikan fasilitas asrama. Tetapi pihak kampus akan membantu memberikan referensi tempat tinggal/kost di sekitar area kampus.

Apakah mahasiswa penerima beasiswa GGB akan diberikan uang saku?

Kami tidak memberikan uang saku kepada penerima beasiswa. Biaya hidup sehari-hari (tempat tinggal, uang makan dan tansportasi) ditanggung pribadi.

Jurusan apa saja yang tersedia untuk program beasiswa GGB 2019?

  • Media & Internet Technology: Pengembangan perangkat mobile dan jaringan untuk internet
  • Informatika: Pemanfaatan database dan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kinerja bisnis
  • Sistem Informasi: Implementasi dan integrasi sistem informasi berbasis ERP
  • Teknik Industri: Integrasi dan optimalisasi sumber daya perusahaan menggunakan teknologi informasi (ERP)
  • Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management): Pengelolaan rantai pasok dan logistik menggunakan sistem dan teknologi informasi
  • Desain Komunikasi Visual: Desain iklan, pengembangan games, animasi.
  • Akuntansi: Pemanfaatan teknologi informasi (ERP) dan penilaian sistem informasi akuntansi (IT Audit)
  • Manajemen: Pemanfaatan digital marketing untuk peningkatan kinerja bisnis
  • Online Business: Kurikulum Online Business diterapkan dengan pendekatan project-based didukung fasilitas seperti akses kepada komunitas developer, akses ke investor, ruang diskusi/co-working space, dosen pembina yang merupakan praktisi teknologi dan pengusaha sehingga kelak calon sarjana dapat berkarir di era bisnis digital.

Apakah surat rekomendasi harus menggunakan kop surat?

Surat rekomendasi dilampirkan menggunakan kop surat dan dicap/stempel sekolah dan gereja yang bersangkutan.

Berapa banyak mahasiswa yang diterima untuk beasiswa GGB 2019?

Beasiswa GGB tersedia untuk 50 orang terbaik yang terpilih setiap periodenya

Di mana tempat pelaksanaan tes untuk Beasiswa GGB 2019?

Tes penerimaan beasiswa GGB 2019 dilakukan melalui online assessment dengan melampirkan surat keterangan yang menyebutkan nama dan jabatan pengawas tes dari Gereja calon mahasiswa, dilengkapi dengan tanda tangan dan stempel Gereja.

Sampai kapan pendaftaran beasiswa GGB 2019 dibuka?

Pendaftaran dibuka sampai tanggal 29 April 2019. Jadi, pastikan seluruh dokumen sudah diterima di ITHB sebelum tanggal tersebut.

Siapa saja yang berhak mendaftar beasiswa GGB 2019?

Semua lulusan baik SMA atau SMK dalam 3 tahun terakhir (2019, 2018, dan 2017).

Bagaimana cara mendaftar Beasiswa GGB 2019?

Silakan mendaftar di halaman pendaftaran GGB. Isi data pada form yang tertera di halaman tersebut. Pastikan Anda memasukkan alamat email dengan benar karena komunikasi selanjutnya akan dilakukan lewat email oleh tim GGB.

Bagaimana cara mengisi surat rekomendasi sekolah dan surat rekomendasi gereja?

Setelah Anda mendaftar di halaman pendaftaran GGB, surat rekomendasi sekolah dan gereja akan dikirimkan lewat email Anda. Kedua dokumen tersebut harap dicetak dan diisi secara manual atau dapat diketik manual oleh pihak Gereja dan Sekolah. Setelah itu kirim dokumen ke ITHB di Jl. Dipati Ukur 80-84, Bandung 40132, UP: Ibu Cindy Tampilang. Untuk mencegah hilang dalam pengiriman, harap di-scan dan di-email ke: cindy@ithb.ac.id.

Bagaimana ketentuan untuk pas foto yang harus dilampirkan?

Pas foto yang dilampirkan harus menunjukkan wajah dari depan dengan latar belakang warna merah.

Format: Hubungan-Nama. Misal: Teman-Petrus atau Kerabat-Denny