Tujuan

Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) yang berdiri sejak 2002 di Kota Bandung, adalah perguruan tinggi yang didirikan dengan visi untuk mendidik calon pemimpin masa depan yang membawa dampak bagi masyarakat. Program studi-program studi yang diselenggarakan ITHB diproyeksikan memiliki prospek sangat baik di masa depan karena tingkat kebutuhan pasar yang terus meningkat. Kini, berkat dosen, kurikulum, dan metode pembelajaran yang terus disempurnakan sesuai kebutuhan dunia, ITHB telah dikenal sebagai perguruan tinggi yang lulusannya memiliki karier global di jalur cepat.

Kami terus bertekad menyumbangkan kemampuan dan sumber daya kami untuk membantu generasi muda menemukan tujuan hidupnya, termasuk juga mereka yang mengalami kesulitan dari segi ekonomi. Salah satunya adalah dengan meluncurkan Beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB) pada tahun 2016 dan dilanjutkan terus sampai tahun 2020 ini. Setiap tahun diterima sekitar 50 mahasiswa baru GGB untuk berkuliah di kampus ITHB (Strata-1/S-1) dan mereka mendapat beasiswa penuh selama 8 semester. Beasiswa 100% biaya kuliah ini diberikan dalam rangka mempersiapkan pemimpin-pemimpin Kristen yang siap menjadi terang di tengah masyarakat, seperti yang telah dibuktikan ribuan lulusan ITHB di berbagai belahan dunia.

Gerakan gereja belajar 2020

Beasiswa Gerakan Gereja Belajar kembali hadir tahun 2020 ini untuk diberikan kepada 75 calon mahasiswa potensial yang aktif melayani, perlu dibantu secara finansial, dan berprestasi secara akademis dari seluruh gereja di Indonesia. Beasiswa diberikan untuk kuliah Sarjana (S-1) di ITHB mulai tahun akademik 2020-2021.

Ada lima tahap yang perlu dilalui untuk setiap penerima beasiswa GGB 2020:

  1. Tahap pertama: Mengisi formulir pendaftaran online (di tab menu ‘Pendaftaran’)
  2. Tahap kedua: Melengkapi dokumen.
  3. Tahap ketiga: Mengikuti online assessment.
    (Dalam online assessment, peserta akan mengerjakan soal-soal logika, matematika, analisis, dan bahasa Inggris. Selain itu, setiap peserta diwajibkan untuk mengikuti tes kepribadian secara online.)
  4. Tahap keempat: Mengirimkan essay.
    (Topik essay akan diberikan lewat email.)
  5. Tahap kelima: Mengikuti wawancara online.
    (Setiap peserta yang lolos di tahap ini akan diundang untuk mengikuti wawancara secara online.)

Sejak tahun 2016-2019, telah diterima mahasiswa dari berbagai kota dari seluruh provinsi di Indonesia, dan dari berbagai denominasi gereja. Kami menyaksikan bagaimana mereka bertumbuh menjadi mahasiswa yang mengetahui tujuan hidup dan tekun membentuk diri sendiri agar siap melayani masyarakat di mana mereka berada. Ini dapat terjadi karena mereka tidak hanya belajar di bidang akademik, tapi juga dibekali dengan soft skills dan kerohanian di Kampus ITHB.

Di tahun 2016, dari 500 lebih pendaftar terpilih 56 penerima beasiswa yang berasal dari 18 provinsi dengan 35 kota dan 35 denominasi gereja. Di tahun 2017, dari 650 lebih pendaftar terpilih 56 penerima beasiswa yang berasal dari 19 provinsi dengan 58 kota dan 44 denominasi gereja. Di tahun 2018, dari 400 lebih pendaftar terpilih 42 penerima beasiswa yang berasal dari 12 provinsi dengan 22 kota dan 25 denominasi gereja. Di tahun 2019, beasiswa GGB bertumbuh lebih lagi karena karunia Tuhan, dari 1501 pelamar terpilih 136 penerima beasiswa yang berasal dari 32 provinsi. Total beasiswa GGB untuk tahun 2016-2019 mencapai 33 milyar rupiah.

Untuk melihat siapa dan dari mana penerima beasiswa GGB sejak tahun 2016-2019, silahkan download Album Biodata Penerima GGB di bawah ini.

Album Biodata Penerima GGB 2019

Silahkan download di sini.


Album Biodata Penerima GGB 2018

Silahkan download di sini.


Album Biodata Penerima GGB 2017

Silahkan download di sini.


Album Biodata Penerima GGB 2016

Silahkan download di sini.


Mahasiswa penerima beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB) tidak hanya berprestasi di dalam kampus seperti meraih Indeks Prestasi 4, tapi juga di luar kampus. Level prestasinya pun bukan hanya lokal, namun sudah sampai bergaung di level nasional, seperti menyelenggarakan konferensi perdana Jaringan Persekutuan Mahasiswa Kristen Indonesia (JPMKI) dan memenangkan lomba-lomba di tingkat nasional. Berikut beberapa prestasi mahasiswa GGB di luar kampus.

WE SHINE: Kevin Juan – Merubah Takut menjadi Berkat bagi Sesama

Kevin Juan – Supply Chain Management 2016

Kevin adalah mahasiswa penerima beasiswa GGB yang awalnya takut untuk memulai bisnis, namun akhirnya ia menemukan keberanian mengambil langkah menjadi entrepreneur sebelum ia lulus kuliah. Di ITHB ia mengerti bagaimana rasanya membantu banyak orang melalui ide bisnisnya. Saksikan kisahnya di video berikut ini.

Deklarasi Jaringan Persekutuan Mahasiswa Kristen Indonesia
FOTO BERSAMA JPMKI

Jaringan Persekutuan Mahasiswa Kristen Indonesia (JPMKI) adalah sebuah jaringan yang terdiri dari berbagai Persekutuan Mahasiswa Kristen dari 65 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di seluruh Indonesia. JPMKI memiliki visi untuk menjadi wadah pembinaan rohani dan kebangsaan bagi para mahasiswa Kristen agar mereka memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan menuju cita-cita Indonesia yang adil dan makmur, yakni Indonesia yang sejahtera serta menjunjung tinggi kebhinnekaan, kesetaraan, anti-diskriminasi dan anti-radikalisme.

Kepanitiaan Deklarasi JPMKI pada Sabtu, 17 Maret 2018 sebagian besar berasal dari mahasiswa Gerakan Gereja Belajar ITHB. Pada acara ini hadir berbagai tokoh Kristen dan kebangsaan seperti Pdt. Dr. Nus Reimas, Ir. Henry Feriadi, M.Sc., Ph.D., Dr. Ir. Samuel Tarigan, M.B.A., Dr. (H.C.) Jonathan Limbong Parapak, M.Eng.Sc., dan Dr. Ir. Budi Setiamarga. Perwakilan dari pemerintah adalah Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, MP selaku Direktur Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Acara deklarasi tersebut dihadiri lebih dari 300 orang perwakilan PMK seluruh Indonesia, termasuk perwakilan dari ITB, UPI, UGM, IPB, UNPAD, UNNES, Universitas Sebelas Maret, UK Duta Wacana, UK Satya Wacana, ITN Malang, Universitas Negeri Yogyakarta, UNLA, STT Jakarta, UKRIDA, UPN Veteran Yogyakarta, ITHB, UPH, Universitas Kristen Maranatha, Telkom University, Itenas, Widyatama, Binus, dan Universitas Cendrawasih, dengan total 65 kampus dari seluruh pulau besar di Indonesia.

Natal Jaringan Persekutuan Mahasiswa Kristen Indonesia 2018
Perayaan Natal JPMKI 2018 02

Pada tanggal 5 Desember 2018 kemarin di Glorious Hall, Kiara Condong – Bandung, lebih dari 1500 anggota JPMKI dari berbagai universitas, di antaranya ITB, Universitas Parahyangan, Universitas Kristen Maranatha, Universitas Padjajaran, Universitas Telkom, UNIKOM, ITENAS, Universitas Widyatama, Institut Teknologi Harapan Bangsa dan Harapan Bangsa Bussines School menghadiri perayaan Natal Bersama dengan tema “Shine As One: Mahasiswa Kristen Indonesia Bersatu Membawa Terang Kristus Membangun Bangsa.”

Natal Bersama ini bertujuan agar mahasiswa Kristen memiliki panggilan dan tanggung jawab untuk memajukan bangsa, memberitakan kebenaran dan terang Injil di tengah-tengah bangsa Indonesia serta terus bersatu dan berjejaring supaya memiliki kekuatan untuk membangun bangsa.

Pengkhotbah dalam perayaan Natal Bersama ini adalah Pendeta Dr. Nus Reimas yang merupakan Ketua Umum Persekutuan Gereja dan Lembaga Injili Indonesia (PGLII). Natal bersama juga dimeriahkan penampilan spesial Billy Simpson dari Jakarta Praise Community Church (JPCC), pemenang The Voice Indonesia Musim Pertama.

Dengan diadakannya Perayaan Natal Bersama, JPMKI akan terus eksis dan mampu membawa dampak positif bagi setiap pemuda dan pemudi Kristen Indonesia untuk turut berpartisipasi membangun bangsa Indonesia yang lebih baik lagi. Dan sebagai langkah ke depan, JPMKI akan memperluas kegiatannya ke wilayah-wilayah lain di Indonesia.

Juara Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional
invent

Mahasiswa Media & Internet Technology dan Mobile Technology Institut Teknologi Harapan Bangsa, sebagian di antaranya mahasiswa Gerakan Gereja belajar (GGB), berhasil memukau juri dalam Kompetisi Inovasi INVENTION di Universitas Udayana, Bali, 19 Mei 2018. Tiga tim ITHB seluruhnya masuk final TOP 10 bahkan meraih Juara 1 dan 2 dengan judul “Chatbox Antihoax Berbasis Web Scrapping” dan “Plastico: Tempat Sampah Plastik Pintar”. (ki-ka : Khatlyn, Yulius, Evan, Felicia, Jason, Gevyo). Mereka menyisihkan berbagai tim unggulan yang tangguh dari ITS, UNY, Universitas Negeri Surabaya, dan Universitas Udayana.

Testimoni Pendeta

Banyak pendeta dari berbagai denominasi gereja memberikan apresiasi terhadap peluncuran dan pelaksanaan beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB). Berikut ini salah satu testimoni Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham, M.Th., M.A.

Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham, M.Th., M.A.

Ketua Umum BPP Gereja Bethel Indonesia

“Kepada orang-orang muda yang mau diperlengkapi bukan hanya secara ilmu, tetapi juga di dalam iman dan melayani Tuhan di mana pun mereka akan ditempatkan, Pdt. Dr. Rubin Adi memberikan kabar gembira agar segera mendaftarkan diri mengikuti Beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB).”


Testimoni Mahasiswa

Mahasiswa penerima beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB) mengalami transformasi kehidupan baik secara akademik, personal, dan hubungan spiritual mereka dengan Tuhan. Berikut ini beberapa testimoni dari ratusan mahasiswa penerima beasiswa GGB.

Vieren Cristalia

Alumnus SMA Negeri 13 Bandung

GBI Glow Fellowship Network Centre Bandung

Manajemen 2019

“Melalui perkuliahan di ITHB, saya semakin percaya bahwa Tuhan sudah menyiapkan masa depan yang jauh lebih indah buat saya.”


Jehezkiel Hartanto

Alumnus SMAK Ricci II Bintaro

GPDI Barito

Teknik Industri 2019

“Ini pertama kalinya saya hidup jauh dari orang tua saya dan tinggal sendirian, namun saya merasa aman karena saya merasa ITHB adalah keluarga saya sendiri. Dan di ITHB, saya menemukan tujuan hidup saya.”


Elika Simamora

Alumnus SMA Negeri 1 Majalengka

GPI Majalengka

Manajemen 2016

“Buat saya ITHB adalah turning point hidup saya, saya percaya Tuhan pakai saya luar biasa di ITHB. Saya berharap kepada adik-adik kelas untuk selalu semangat dan berjalan bersama dengan Tuhan, seperti yang saya lakukan selama ini.”


Hans Defrin

Alumnus SMA BPK Penabur Holis

GKI Pasirkoja Bandung

Akuntansi 2016

“Saya merasa beruntung kuliah di ITHB, saya memiliki teman-teman dan komunitas yang mampu mendukung saya untuk menyelesaikan pendidikan saya hingga akhir.”


Enjelia Sihombing

Alumnus SMA 55 Asia Afrika Bandung

Gereja Anglikan St. Peter Bandung

Manajemen 2016

“Setelah saya berkuliah di ITHB, saya merasa diterima dan memiliki harapan kembali. Saya juga banyak dikenalkan tentang pribadi Kristus. Iman saya pun bertumbuh melalui persekutuan-persekutuan rohani serta lewat komsel kecil (care group) yang dapat membuat karakter dan pandangan hidup saya berubah.”


Erliani Bawamenewi

Alumnus SMA Xaverius

GBI Bukittinggi

Akuntansi 2016

“Kuliah di ITHB membuat saya menjadi lebih disiplin dan melalui bimbingan kerohanian saya menjadi memiliki fondasi yang lebih kuat untuk mengenal Tuhan Yesus.”


Kevin Owen

Alumnus SMA Fransiskus Bandar Lampung

GBI Bandar Lampung

Media & Internet Technology 2017

“Kampus ITHB sangat istimewa bagi saya. Mahasiswa baru bisa menjadi finalis lomba karya Tulis ilmiah nasional dan meraih IP sempurna, yaitu 4.”


Kevin Juan

Alumnus SMA Negeri 97 Jakarta

Gereja Bethel Pembaruan

Supply Chain Management 2016

“ITHB memberikan bekal kepada saya tentang bagaimana merancang karier saya serta memiliki tujuan hidup yang jelas dan dosen dosen di ITHB memberikan pengajaran yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.”


Tabita Parley

Alumnus SMA Negeri 3 Palembang

Gereja Mawar Sharon Palembang

Supply Chain Management 2016

“Saya tidak menyangka dengan pengajaran yang saya dapat dari ITHB dapat membuat saya bersaing dan menjadi yang terbaik, terbukti dengan ketika saya melakukan kerja praktik di salah satu perusahaan logistik terbesar. Atasan saya sangat puas dengan kinerja saya.”


Febe Gracela

Alumnus SMA Budi Mulia Bogor

GSJA Betlehem Bogor

Supply Chain Management 2016

“Setelah menjadi mahasiswa GGB, saya bersyukur atas semua Karunia Tuhan yang saya terima. Termasuk pencapaian yang telah saya dapatkan di dalam bidang akademik, Puji Tuhan saya selalu mencapai IP semester diatas 3,00.”


Josua Oktavianus

Alumnus SMA Santa Maria 2 Bandung

Bethany Jesus The Center

Supply Chain Management 2016

“Menurut saya ITHB adalah kampus yang berintegritas, karena apa yang saya dapatkan sesuai dengan apa yang ITHB tawarkan, mulai dari pengajarannya, dosen, kegiatan rohaninya membuat saya benar-benar puas.”


Immanuel Fellicia Maranatha

Alumnus SMA Katolik MGR Soegijapranata Lumajang

GBI Sepenuh Lumajang

Media & Internet Technology 2017

“Lewat pendidikan di ITHB dan bimbingan para dosen, sebagai mahasiswa tahun pertama dapat menjadi juara satu nasional lomba karya tulis ilmiah di Udayana, Bali.”


Stanley Evan William

Alumnus SMA Negeri 1 Majalaya

GPSDI Majalaya

Akuntansi 2018

“ITHB menolong saya untuk menempatkan Tuhan sebagai yang terutama. Dengan demikian, hidup saya menjadi lebih berarti.”


Marina Kristiana Sebayang

Alumnus SMA Swasta St. Thomas 3 Medan

Gereja Katolik St. Fransiskus

Akuntansi 2017

“Di ITHB setiap minggunya diadakan ibadah bersama, sehingga kerohanian saya semakin dibentuk.”


Ivena Jane Budiyono

Alumnus SMA Kristen Rehoboth Bandung

GPPI Glori

Supply Chain Management 2017

“Bersyukur dapat kuliah di ITHB lewat beasiswa GGB. Lewat pelajaran dan bimbingan rohani, karakter saya semakin mirip dengan Kristus.”


Aprillia Santoso

Alumnus SMA Negeri 6 Cimahi

GKPB Fajar Pengharapan Bandung

Akuntansi 2016

“Di ITHB kita diajarkan untuk peka akan tujuan kita di dalam Tuhan, dan yang pastinya menjadi berkat dimanapun kita berada.”


Michelle Agnes

Alumnus SMAK 2 BPK Penabur Bandung

GKI Guntur Bandung

Desain Komunikasi Visual 2018

“Staf-staf di ITHB mulai dari satpam, cleaning service-nya, bahkan akademiknya sangat ramah dan sopan, saya merasa ada kekeluargaan disini.”


Solideo Glora

Alumnus SMA Lentera Harapan Kupang

GKI Sesawi

Manajemen 2016

“Di ITHB selain diajarkan tentang akademis tetapi juga diajarkan tentang Kasih Tuhan dan bagaimana membangung hubungan dengan Tuhan yang saya yakin tidak akan didapatkan di kampus-kampus lain.”


Anita Simbolon

Alumnus SMK Swasta Farmasi Arjuna Laguboti, Sumatera Utara

Gereja Kristen Luther Indonesia (GKLI)

Manajemen 2016

“Di sini saya mendapatkan pelajaran yang sangat berharga. Lewat kegiatan ibadah yang ada di ITHB saya lebih mengerti tentang apa arti kebenaran yang memerdekakan. Selain itu karena kegiatan di kampus ITHB sangatlah banyak, wawasan saya pun semakin bertambah di bidang keorganisasian dan pastinya itu akan sangat berguna untuk saya saat sudah bekerja nanti.”


Ivan Iktiar Hura

Alumnus SMA Negeri Unggulan Sukma Nias

Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) Ma’u

Supply Chain Management 2017

“Beasiswa GGB ini bukan hanya sekedar beasiswa, tetapi kami dipersiapkan untuk dapat berkontribusi membawa perubahan bagi bangsa ini. Dan sebuah kebanggaan tersendiri saya dapat menjadi bagian dari Deklarasi Jaringan Persekutuan Mahasiswa Kristen Indonesia (JPMKI) yang dihadiri oleh kurang lebih 300 mahasiswa Kristen dari 65 kampus yang ada di Indonesia.”


Ircko Krisdiyanto

Alumnus Yayasan Perguruan SMA Advent Cirebon

Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh

Akuntansi 2016

“Seluruh mahasiswa ITHB dididik untuk mengenal identitas diri yang sebenarnya dan menuntun kita kepada ajaran – ajaran kasih karunia. Selain dosennya yang ramah, Rektor di ITHB juga sangat berbeda, karena beliau mau turun langsung untuk mengajar baik dalam kelas maupun di luar kelas.”


Tamara Parley

Alumnus SMA Negeri 3 Palembang

Gereja Mawar Sharon Palembang

Supply Chain Management 2016

“Di ITHB saya selalu diajarkan untuk disiplin dan kerja keras, ITHB juga tidak hanya mengundang narasumber-narasumber yang tidak hanya relevan di bidang akademik namun mereka juga relevan secara bidang kerohanian, jadi ITHB tidak hanya mengajarkan dari sisi pelajaran saja tetapi juga mengajarkan pengalaman dari orang-orang yang sukses.”


Sesuai dengan tujuan GGB untuk mempersiapkan pemimpin-pemimpin Kristen yang siap menjadi terang di tengah masyarakat dan perlu dibantu secara keuangan, maka syarat-syarat pendaftaran Beasiswa GGB adalah sebagai berikut.

Syarat & Ketentuan

A.  Ketentuan Calon Penerima Beasiswa:

  1. Calon mahasiswa adalah siswa SMA/SMK dari seluruh Indonesia.
  2. Beasiswa tersedia untuk program studi bidang teknik dan bisnis sesuai kuota(Kecuali prodi DKV, FAD, dan OLB)
  3. Calon mahasiswa lulus SMA/SMK dalam 3 tahun terakhir (tahun 2020, 2019, 2018)
  4. Calon mahasiswa mengikuti Tes Potensi Akademik. Untuk calon mahasiswa dari luar Kota Bandung, akan dilakukan Tes Online dengan melampirkan surat keterangan yang menyebutkan nama dan jabatan pengawas tes dari gereja (interdedominasi) calon mahasiswa, dilengkapi dengan tanda tangan dan stempel gereja.
  5. Calon mahasiswa mengikuti wawancara (penampilan, semangat, kepercayaan diri, presentasi).
  6. Calon mahasiswa mendapat rekomendasi dari gereja (interdedominasi) yang menyatakan bahwa siswa aktif dalam pelayanan, berkarakter baik, punya semangat dan passion dalam bekerja/pelayanan.
  7. Calon mahasiswa mendapat rekomendasi dari sekolah yang menyatakan siswa tersebut ranking 10 besar umum, berkarakter baik dan memiliki motivasi tinggi untuk berprestasi.
  8. Calon mahasiswa melampirkan bukti mengikuti kegiatan sekolah (ekskul/OSIS), organisasi gereja (interdedominasi) (contoh: pengurus YOUTH), memenangkan lomba (bila ada) akan menjadi nilai tambah.
  9. Calon mahasiswa melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Kelurahan.
  10. Seleksi dilakukan berdasarkan penilaian dalam poin nomor 4-8 di atas. Hasil seleksi akan diumumkan pada tanggal 22 Mei 2020.

B.  Ketentuan Setelah Lolos Seleksi:

  1. Beasiswa diberikan selama 8 semester dan mencakup:
    a. 100% Biaya Formulir
    b. 100% Biaya Pengembangan
    c. 100% Biaya Tetap
    d. 100% Biaya SKS
    e. 100% Biaya Praktikum dan CRC
    f. 100% Biaya Kemahasiswaan
    g. 100% Biaya Orientasi, Biaya Outbond dan Camp
    h. 100% Biaya Test Kesehatan
    i. 100% Biaya Buku Referensi Utama Mata Kuliah Bahasa Inggris
  2. Nilai beasiswa di atas berkisar antara 120-135 juta rupiah per orang (tergantung program studi). Biaya-biaya lain yang tidak tercantum di atas (biaya sertifikasi, biaya wisuda, dan biaya lainnya yang dibayar oleh mahasiswa non beasiswa), ditanggung oleh mahasiswa penerima beasiswa. Apabila mahasiswa menempuh kuliah lebih dari batas waktu 8 semester, maka mahasiswa wajib membayar biaya kuliah seperti mahasiswa reguler (non beasiswa) untuk semester sesudah batas waktu.
  3. Setelah dinyatakan lolos, calon mahasiswa membayar biaya administrasi sebesar Rp500.000,00 

 

C. Ketentuan Mahasiswa GGB 2020:

Selama menempuh kuliah, mahasiswa wajib memenuhi syarat berikut:
a. Mengikuti kegiatan rohani dan pelayanan di kampus minimal sebanyak 80% masing-masing yang meliputi:

  • Persekutuan Mahasiswa Harapan Bangsa (PMHB): setiap hari Jumat, pukul 11.30-13.00 WIB
  • Care Group (CG): setiap minggu sesuai jadwal dari Fasilitator CG
  • Grace Walk (GW): setiap hari Rabu pukul 18.00-19.30 WIB
  • Campus Celebration For Christ (CCFC): ibadah setiap hari Minggu pukul 10.00-12.00 WIB
    (bagi yang berasal dari kota Bandung, dikecualikan dari kegiatan ini apabila melampirkan surat dari Gembala gereja yang menjelaskan bahwa yang bersangkutan rutin beribadah dan aktif melayani di gereja tersebut)
  • Mission Trip (bila ada)

b. Bekerja magang sebanyak 70 jam per semester. Apabila kurang dari syarat tersebut, maka besarnya beasiswa akan disesuaikan sebagai berikut:

  • >= 70 jam : 100%
  • 53 – 69 jam : 75%
  • 35 – 52 jam : 50%
  • 18 – 34 jam : 25%
  • < 18 jam : 0%

c. Memenuhi syarat Indeks Prestasi Semester minimal 3,00, jika kurang maka besarnya beasiswa akan disesuaikan sebagai berikut:

  • IP >= 3.00 : 100%
  • IP 2.80 – 2.99 : 75%
  • IP 2.60 – 2.79 : 50%
  • IP 2.50 – 2.59 : 25%
  • IP <= 2.50 : 0%

d. Besarnya jumlah beasiswa untuk semester berikutnya diambil dari jumlah terkecil antara point b dan c di atas.

e. Bila penerima beasiswa GGB mengundurkan diri, selain karena alasan tidak memenuhi syarat akademik, maka yang bersangkutan wajib mengganti seluruh biaya yang sudah dikeluarkan ITHB.

f. Setelah lulus, penerima beasiswa wajib terlibat secara aktif dalam kegiatan Yayasan Alumni GGB ITHB.

g. Ketentuan tertulis akan dicantumkan dalam surat Kontrak Beasiswa GGB.

h. Semua keputusan Panitia GGB 2020 bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh para calon penerima beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB).

Frequently Asked Questions (FAQ)

Untuk siapa beasiswa GGB 2020?

Beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB) 2020 adalah beasiswa yang diberikan kepada 75 calon mahasiswa potensial yang berprestasi, aktif melayani, dan perlu dibantu secara finansial, dari seluruh gereja di Indonesia untuk kuliah sarjana di Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB), Bandung mulai tahun akademik 2020-2021. Beasiswa 100% biaya kuliah ini diberikan dalam rangka mempersiapkan pemimpin-pemimpin Kristen yang siap menjadi terang di tengah masyarakat, seperti yang telah dibuktikan ribuan lulusan ITHB di berbagai belahan dunia.

Biaya apa saja yang ditanggung oleh ITHB dalam beasiswa GGB ini?

Beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB) 2020 menanggung 100% biaya kuliah hingga semester 8, kecuali: biaya administrasi, skripsi, wisuda, dan sertifikasi.

Apakah ada ikatan dinas?

Setiap penerima beasiswa GGB tidak terikat ikatan dinas

Apakah boleh mendaftar jika tidak ranking di sekolah?

Salah satu syarat Beasiswa Gerakan Gereja Belajar (GGB) 2020 adalah ranking 10 besar (kelas X-XII).

Apakah beasiswa ini untuk S2 dan S3 juga?

Beasiswa GGB hanya diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang akan menempuh pendidikan S1.

Apakah ada fasilitas asrama bagi penerima beasiswa GGB?

Kami tidak memberikan fasilitas asrama. Tetapi pihak kampus akan membantu memberikan referensi tempat tinggal/kost di sekitar area kampus.

Apakah mahasiswa penerima beasiswa GGB akan diberikan uang saku?

Kami tidak memberikan uang saku kepada penerima beasiswa. Biaya hidup sehari-hari (tempat tinggal, uang makan dan tansportasi) ditanggung pribadi.

Jurusan apa saja yang tersedia untuk program beasiswa GGB 2020?

  • Media & Internet Technology: Pengembangan perangkat mobile dan jaringan untuk internet
  • Informatika: Pemanfaatan database dan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kinerja bisnis
  • Sistem Informasi: Implementasi dan integrasi sistem informasi berbasis ERP
  • Teknik Industri: Integrasi dan optimalisasi sumber daya perusahaan menggunakan teknologi informasi (ERP)
  • Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management): Pengelolaan rantai pasok dan logistik menggunakan sistem dan teknologi informasi
  • Akuntansi: Pemanfaatan teknologi informasi (ERP) dan penilaian sistem informasi akuntansi (IT Audit)
  • Manajemen: Pemanfaatan digital marketing untuk peningkatan kinerja bisnis

Apakah surat rekomendasi harus menggunakan kop surat?

Surat rekomendasi dilampirkan menggunakan kop surat dan dicap/stempel sekolah dan gereja yang bersangkutan.

Berapa banyak mahasiswa yang diterima untuk beasiswa GGB 2020?

Beasiswa GGB 2020 tersedia untuk 75 orang terbaik yang terpilih.

Di mana tempat pelaksanaan tes untuk Beasiswa GGB 2020?

Tes penerimaan beasiswa GGB 2020 dilakukan melalui online assessment dengan melampirkan surat keterangan yang menyebutkan nama dan jabatan pengawas tes dari Gereja calon mahasiswa, dilengkapi dengan tanda tangan dan stempel Gereja.

Sampai kapan pendaftaran beasiswa GGB 2020 dibuka?

Pendaftaran dibuka sampai tanggal 30 April 2020. Jadi, pastikan seluruh dokumen sudah diterima di ITHB sebelum tanggal tersebut.

Siapa saja yang berhak mendaftar beasiswa GGB 2020?

Semua lulusan baik SMA atau SMK dalam 3 tahun terakhir (2020, 2019, dan 2018).

Bagaimana cara mendaftar Beasiswa GGB 2020?

Silakan mendaftar di halaman pendaftaran GGB (klik tab pendaftaran). Isi data pada form yang tertera di halaman tersebut. Pastikan Anda memasukkan alamat email dengan benar karena komunikasi selanjutnya akan dilakukan lewat email oleh tim GGB.

Bagaimana cara mengisi surat rekomendasi sekolah dan surat rekomendasi gereja?

Setelah Anda mendaftar di halaman pendaftaran GGB, surat rekomendasi sekolah dan gereja akan dikirimkan lewat email Anda. Kedua dokumen tersebut harap dicetak dan diisi secara manual atau dapat diketik manual oleh pihak Gereja dan Sekolah. Setelah itu harap di-scan dan di-email ke: ggb@ithb.ac.id.

Bagaimana ketentuan untuk pas foto yang harus dilampirkan?

Pas foto yang dilampirkan harus menunjukkan wajah dari depan dengan latar belakang warna merah dan menggunakan kemeja putih.

Sesuai akta lahir
Mohon diisi dengan e-mail yang aktif
Pastikan Nomor Handphone berbeda dengan Nomor Handphone Pribadi